Presiden Prabowo Subianto dengan sekitar 1.200 rektor, guru besar, dan pimpinan perguruan tinggi di Istana Kepresidenan Jakarta (Kamis, 15 Jan 2026) memang ada pembahasan yang menyangkut hilirisasi sebagai bagian dari arah kebijakan nasional yang lebih luas.
Berikut inti apa yang dibicarakan, termasuk yang berkaitan dengan hilirisasi:
1. Kondisi Ekonomi dan Strategi Nasional
Prabowo memberikan gambaran umum tentang kondisi ekonomi Indonesia serta rencana besar pemerintah ke depan.
2. Energi dan Hilirisasi
Ia secara khusus memaparkan soal situasi energi nasional dan pentingnya hilirisasi sebagai bagian dari kedaulatan energi dan nilai tambah ekonomi. Hal ini disampaikan dalam konteks dialog dengan para akademisi.
3. Peningkatan Dana Riset
Presiden kemudian mengumumkan peningkatan anggaran riset perguruan tinggi dari Rp 8 triliun menjadi Rp 12 triliun untuk 2026, yang diharapkan dapat memperkuat riset-riset strategis termasuk yang mendukung hilirisasi, industrialisasi, serta swasembada pangan dan energi.
4. Prioritas Riset Perguruan Tinggi
Pemerintah meminta perguruan tinggi memprioritaskan riset yang mendukung program- program besar tersebut hilirisasi mineral dan pangan termasuk di antaranya sehingga perguruan tinggi berperan sebagai penggerak inovasi dan daya saing nasional.

