Tuesday, 02 July 2019

LINDUNGI HAKI, REVITALISASI POLNES Gelar Bimtek Pengajuan Hak Cipta Buku Ajar Ber-ISBN Featured

Written by
Rate this item
(1 Vote)

SAMARINDA - Sebanyak 38 dosen Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pengajuan hak cipta buku ajar ber-ISBN (International Standard Book Number). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison, Jalan Imam Bonjol, Samarinda tersebut menghadirkan narasumber dari Kasubdit Pemeriksaan Desain Industri Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Hariyadi P Handoyo, Senin (1/7).

Ibayasid2019"Politeknik adalah salah satu perguruan tinggi vokasi yang mana cenderung pada aplikatif. Selama ini jika hanya bicara penelitian, penulisan jurnal dan sebagainya, kedepan lebih ke arah aplikasi. Ini khusus untuk buku yang dibuat hak ciptanya, kedepan masih banyak lagi yang akan dilakukan," jelas Direktur Polnes Ir Ibayasid MSc.
Saat ini kata dia, para perguruan tinggi di tintut untuk membuat karya dan kreatifitas yang ril dan bisa diaplikasikan terutama untuk industri. Bimtek ini bertujuan untuk melindungi karya-karya dari para dosen Polnes selain buku ajar yang sedang di bimbing, dilakukan pengajuan hak ciptanya.

"Para dosen di tuntut untuk membuat karya yang bisa dipatenkan agar bisa terlindungi secara hukum dengan demikian tidak di jiplak oleh orang lain. Kita harus membuat karya sehingga apa yang diharapkan pemerintah bahwa pendidikan vokasi harus lebih ke karya dibandingkan teori bisa tercapai," harapnya.

KETUA REVITSementara itu, Ketua Revitalisasi Polnes M Zainul Rohman SST MT menyebut, dalam Bimtek ini ada 40 buah buku ajar ber-ISBN yang mau di hak ciptakan dari 38 penulis. Yang terdiri dari para dosen Politeknik Negeri Samarinda. Agar hak kekayaan hasil intelektual dosen ini dilindungi oleh undang-undang.
Dari tahun sebelumnya, para dosen Polnes sudah memiliki buku berstandar ISBN yang dibuat untuk modul kuliah. Tetapi melalui program revitalisasi ini pihaknya ingin terus maju dan menghak ciptakan hasil karya tersebut.
"Karena baru pertama di Polnes inilah yang perlu kita ekspos. Bahwasanya dosen-dosen di Polnes punya kemampuan sama dengan perguruan tinggi lainnya di Pulau Jawa. Kedepannya ada target-target lainnya yang lebih tinggi lagi yang akan disesuaikan dengan indikator pencapaian Politeknik," ujarnya.
Presentasi narasumber

Hariyadi P Handoyo menyampaikan bahwa Bimtek yang dilakukan Polnes ini setidaknya bisa meningkatkan suatu kreatifitas dari para pengajar yang dilakukan melalui penelitian, karya tulis atau apapun kreatifitas serta ide-ide yang dituangkan dalam pengajaran. Bisa dibukukan dan diajukan perlindungannya.
"Dengan adanya Bimtek ini harapannya semua dosen yang memiliki karya punya hak cipta. Karena saat ini sangat penting suatu perlindungan dari karya cipta itu sendiri bagi para dosen di lingkungan Polnes," tutupnya. (*/dir)

Read 757 times Last modified on Tuesday, 02 July 2019
Nasikin Sani

Web Developer | Video Production | Pilot Drone

Member of APDI

nasikin.polnes.ac.id
Login to post comments

Kalender Akademik 2018-2019

Pengunjung Aktif

We have 419 guests and no members online

002391154
Hari ini
Kemaren
Minggu ini
Minggu kemaren
Bulan ini
Bulan kemaren
reset tgl. 21-01-2019
1444
6372
47177
2285103
166052
278701
2391154

IP Anda: 118.97.208.204
2019-09-22 05:50

Search